Wednesday, February 08, 2012

Rahasia Sukses Petani Pohon Jati

Kenapa Petani? Kenapa kok tiba-tiba saya menulis tentang rahasia sukses Petani Pohon Jati? Emang apa yang spesial dengan Pohon Jati?



Sebenarnya bukan tentang Pohon Jati yang akan saya bicarakan. Tetapi tentang kesuksesan para petaninya. Jadi kita ngomongin tentang petani jack? ya, karena kita semua adalah petani :)

Anda semua yang terjun ke dalam dunia usaha adalah petani-petani yang mengerjakan sawahnya masing-masing.


Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh Petani yang sukses.

1. Jangan takut untuk memulai usaha.
Banyak yang gagal menjadi pengusaha karena mereka takut untuk menjadi pengusaha. Aneh ya kalimatnya? Tapi nyatanya memang begitu.

Berapa banyak diantara anda yang sampai sekarang masih belum memulai usaha karena merasa masih belum menguasai benar bidang yang akan anda tekuni?

Jalani aja dulu! Nanti juga pasti menguasai. Kalo ngga terjun-terjun kapan basahnya? Terjun aja dulu, ntar juga basah.

2. Jangan meminta panen pohon besar dari benih yang baru lahir beberapa hari.

 Semua butuh proses. Kalau usaha baru beberapa hari / minggu / bulan lalu nyerah karena ngerasa belum sukses, belum melihat hasil yang besar, belum melihat pohon yang besar. Maka berarti anda mungkin memang tidak layak untuk  menjadi orang sukses. Karena kesuksesan itu dibutuhkan kesabaran dan ketekunan.

Orang sukses yang anda lihat, yang anda kenal di TV maupun majalah2, mereka adalah orang-orang yang pantang menyerah dengan usahanya.


Sabar. Jalani saja usaha anda sekarang. Mungkin anda merasa usaha anda saat ini hanyalah usaha kecil yang tidak memiliki masa depan cerah, jalani saja! Bukankah terkadang pintu kecil itu adalah jalan untuk menuju pintu yang lebih besar?

Saya pernah kursus bahasa inggris waktu umur 10 tahun. Dan hari ke -2 saya berhenti karena saya merasa bahasa inggris itu susah.

Gimana mau jadi gampang kalau saya ngga mau belajar? Harusnya Belajar aja dulu, Ntar juga jadi gak susah lagi.Saya merasa sangat amat sangat menyesal.

Lulus SMU saya pernah kursus main Bass. baru 2x pertemuan saya berhenti karena merasa kegiatan saya itu sia-sia. Umur udah 18 tahun, saya merasa terlambat. 2 tahun kemudian saya menangis menyesal karena kemudian ada tawaran yang sangat menarik untuk menjadi seorang pemusik.

Seandainya saja waktu itu saya ngga berhenti kursus musik.

2 Tahun lalu saya pernah memiliki keinginan untuk membuat sebuah program software tentang suatu hal. Kemudian saya tidak lanjutkan. Sekarang? saya menangis lagi, benar2 menyesal. Seandainya saja dulu saya lanjutkan, saya akan sudah bisa menjual software itu ke banyak orang.

Jangan pernah berhenti dari usaha anda, dan kembali menjerumuskan masa depan anda sebagai seorang karyawan. Masa depan anda memiliki hak untuk menjadi lebih baik. Jangan menyerah. Tetaplah tekun!

No comments:

Post a Comment