Kamis, Januari 16, 2014

Mati Untuk Hidup (Roma 6)



Hari ini kita sampai kepada ROMA 6.

Saya harap saudara sudah membaca satu pasal Roma 6 ini secara keseluruhan ya. Kalau belum, silahkan baca dahulu. :)



Mungkin rhema yang Roh Kudus berikan buat saudara berbeda dengan yang Roh Kudus berikan buat saya. Tapi ngga apa-apa, hari ini giliran saya yang akan membagikan rhema yang saya terima.

Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Roma 6:7
Kita tahu bahwa segala dosa yang kita perbuat itu berasal dari daging. Dosa-dosa yang kita lakukan selama ini adalah semuanya berasal dari keinginan-keinginan daging atau tubuh kita.

Itu artinya, dibutuhkan kematian daging kita untuk terbebas dari dosa. Tepat seperti yang Firman Tuhan Roma 6:7 tuliskan di atas.

Tapi kita ngga akan bisa terbebas dari dosa, karena bagaimanapun kita memang masih hidup secara daging. Hanya saja kita bisa mengatasi dosa dengan cara mengatasi keinginan-keinginan daging kita.

Kalau kita bisa menguasai keinginan daging kita, otomatis kita bisa melawan dosa. Secara sederhana kalimatnya begini; Matikan keinginan daging kita, maka kita akan berhenti berbuat dosa.

Matikan keinginan daging kita, maka kita akan berhenti berbuat dosa.

Gampang ya? TIDAK! hehee.

Mematikan keinginan daging tentu saja tidak akan pernah bisa selama kita masih hidup di dunia. Tapi kita bisa membatasinya, kita bisa melawannya, kita bisa menahannya.

Kita harus terus melawan keinginan-keinginan daging kita sendiri. Mungkin kita ingin cepat-cepat kaya, sampai-sampai menghalalkan cara-cara yang tidak dikenan Tuhan.

Mungkin kita suka berbohong, suka berzinah, suka menipu orang, suka memeras orang, suka mengambil keuntungan dari penderitaan orang lain. Itulah contoh-contoh keinginan daging yang harus kita kuasai, kita stop dan kita buang.

Kita bersyukur bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang telah membayar kita dengan lunas. Seberapapun besarnya dosa kita, Darah Yesus telah lunas untuk membayarnya. Dengan demikian kita memiliki jaminan keselamatan dan masuk Sorga bersama-sama dengan Dia.

Tapi banyak yang salah mengerti, dan memanfaatkan keadaan ini untuk tetap berbuat dosa. Hal inilah yang tidak diperbolehkan. (Roma 6:1)

Saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat kita, kita otomatis memiliki jaminan keselamatan saat itu juga. Tapi.. jangan kita memanfaatkan jaminan keselamatan itu untuk kemudian tetap berbuat dosa.

Peliharalah keselamatan itu dan bagikan kepada mereka yang belum memilikinya. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar